Agar anak tumbuh menjadi sosok yang giat belajar dan berpikir kritis, Mama perlu menanamkan growth mindset sejak dini. Yuk, cari tahu manfaat dan cara membentuknya!
Apa Itu Growth Mindset?
Growth mindset adalah pola pikir yang memandang keberhasilan atau kesuksesan sebagai hasil dari usaha, dedikasi, dan ketekunan berkelanjutan.
Anak dengan pola pikir ini cenderung memiliki kemauan yang kuat untuk terus berupaya mengasah bakat dan keterampilan yang ia miliki.
Ia juga bisa memandang tantangan sebagai peluang untuk mengeksplorasi dan memperkaya kemampuan diri. Itu kenapa mindset ini juga sering disebut mindset 'I Can Do Anything’.
Manfaat Growth Mindset untuk Anak
Selain menjadi sosok yang pantang menyerah, memiliki pola pikir positif ini akan membantu anak untuk:
1. Memiliki Persepsi Positif tentang Kecerdasan
Pola pikir “I Can Do This!” membantu anak-anak memahami bahwa kecerdasan bakat alami yang mereka miliki sejak lahir hanyalah sebuah permulaan.
Berbekal pada pola pikir ini, si Kecil akan terus giat belajar dan berusaha mengembangkan kualitas-kualitas diri yang sudah dimiliki untuk meraih tujuan apa pun yang mereka inginkan.
2. Lebih Siap Hadapi Masa Depan
Orangtua perlu memahami bahwa dunia berubah dengan sangat dinamis, terutama setelah teknologi komputer dan internet semakin canggih.
Untuk menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat dan bisa meraih kesuksesan di masa depan, anak perlu memiliki kemauan untuk terus belajar.
Dengan begitu ia menguasai banyak keterampilan baru, lebih kreatif, berpikir lebih kritis, dan bisa bersikap lebih proaktif dalam situasi yang belum pernah dihadapinya.
3. Bisa Menghadapi Kegagalan
Growth mindset juga membantu anak memiliki mental yang kuat sejak kecil. Sebab, pola pikir “I can do anything!” mendorong si Kecil untuk menghadapi kegagalan sebagai hal yang wajar.
Si Kecil akan melihat kegagalan sebagai peluang untuk belajar dan tumbuh, bukan sebagai kekalahan tak terhindarkan yang membuat ia lebih baik berhenti saja.
Dengan pandangan ini, si Kecil dapat bangkit kembali setelah menghadapi kegagalan atau kesulitan hingga pada akhirnya mencapai hasil yang diinginkan.
Baca Juga: 18 Cara Melatih Fokus Anak yang Efektif Diterapkan di Rumah
4. Memiliki Kecerdasan Emosional yang Lebih Baik
Anak dengan growth mindset mungkin tetap akan merasa sedih ketika mengalami kegagalan. Akan tetapi, ia tidak akan berlarut-larut dalam rasa frustasi dan kecewa.
Pola pikir ini juga memungkinkan si Kecil untuk tetap tenang, fokus, dan bersikap konstruktif dalam menghadapi saran atau kritikan dari orang lain.
Mental yang positif dan kuat inilah yang memungkinkan si Kecil tumbuh dan berkembang menjadi individu yang berani, tangguh, dan selalu siap menghadapi tantangan di masa depan.
5. Memiliki Performa Akademik yang Lebih Baik
Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa memiliki pola pikir ini membantu anak memiliki performa akademik yang lebih baik di sekolah nanti.
Tidak mengherankan, ya, Ma, karena dengan pola pikir ini anak meyakini kecerdasan dan kemampuan kita dapat ditingkatkan dengan usaha yang konsisten dan strategi yang tepat.
Jadi, ia akan meluangkan waktu dan perhatian lebih banyak untuk belajar demi meraih pencapaian yang lebih tinggi dan anak lebih pintar di sekolah.
Lalu, bagaimana Mama bisa tahu apakah si Kecil sekarang sudah memiliki growth mindset?
Karakteristik Anak yang Memiliki Growth Mindset
Pada umumnya, anak dengan pola pikir ini memiliki karakteristik sebagai berikut: